Kenapa Army Disebut Fandom Toxic? Ternyata Ini Alasannya!

Kenapa Army Disebut Fandom Toxic? Ternyata Ini Alasannya!
Kenapa Army Disebut Fandom Toxic? Ternyata Ini Alasannya!

Penasaran kenapa Army disebut fandom toxic? Ya, fans boyband asal Korea Selatan ini seringkali disebut toxic. Kenapa sih demikian? Yuk ketahui alasan selengkapnya dengan membaca artikel ini hingga akhir.

Boyband BTS adalah salah satu boyband asal Korea Selatan yang cukup mendunia. Karya-karya yang dipentaskannya, membuat BTS meraih berbagai prestasi dalam bidang musik internasional.

Tidak heran jika penggemar dari boyband yang satu ini terdapat dimana-mana, termasuk di Indonesia. Sebutan untuk fans dari boyband yang satu ini di seluruh dunia sendiri adalah Army.

Namun, Army seringkali disebut-sebut sebagai fandom yang begitu toxic dari fandom boyband-boyband yang lainnya. Lantas, kenapa Army disebut fandom toxic? Apa alasannya? Berikut ulasannya.

Apa itu Toxic?

Toxic sendiri adalah sebuah kata dari Bahasa Inggris yang jika diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia berarti racun. Nah, orang toxic itu juga dapat diibaratkan sebagai orang yang beracun.

Maskud orang beracun disini adalah orang tersebut seringkali menebarkan hal-hal yang bersifat negatif dari mulai perkataan, sikap, maupun hal-hal negatif lain yang ia sebarkan di lingkungan sekitarnya.

Biasanya orang yang toxic sangat mudah dikenali, terutama di media sosial orang toxic seringkali mengutarakan kata-kata kotor atau kasar. Tak jarang, orang toxic juga bersifat arogan.

Nah, belakangan ini, banyak sekali orang yang penasaran dengan salah satu fandom boyband asal Korea Selatan, yaitu Army yang dikatakan sebagai fandom toxic. Lantas, apa sih alasannya?

Kenapa Army Disebut Fandom Toxic?

Mungkin bagi kamu yang baru saja bergabung menjadi Army karena menyukai tampang lagu BTS. Kamu akan sedikit kebingungan mengapa Army seringkali disebut sebagai fandom yang begitu toxic.

Menurut sejumlah orang, kenapa Army disebut fandom toxic karena Army dinilai tidak bisa menerima jika ada orang yang mengkritik atau mengata-ngatai boyband kesukaannya itu, yakni BTS.

Mungkin hal ini membuat Army jengkel hingga mungkin mengeluarkan kata-kata yang kurang pantas untuk didengar. Tidak jarang, hal ini seringkali menjadi sebuah drama baru di media sosial.

Namun, tentu saja, tidak semua fandom Army memiliki sifat demikian. Ada juga yang tidak bereaksi sama sekali ketika BTS mendapatkan kritik atau dikata-katai oleh fandom boyband lainnya.

Akhir Kata

Pada intinya, kenapa Army disebut fandom toxic karena fandom yang satu ini selalu berdiri bersama ketika BTS dikritik atau dikata-katai oleh fandom atau boyband-boyband yang lainnya.

Jadi, sudah cukup jelas bukan penjelasan yang telah tipstekno sampaikan tadi? Mudah-mudahan ulasan atau informasi yang tadi disampaikan dapat bermanfaat serta menambah wawasan kalian semua yaa.